Oleh: mahasiswanegarawan | November 4, 2008

Tidak Ada Melati di Jayagiri

Beberapa kali saya ‘hiking’ ke hutan Jayagiri, Lembang. Awalnya waktu masih kuliah tingkat satu, iseng aja, lihat plang ‘Taman Jung Hun’ sebelum masjid besar kecamatan Lembang. Seinget saya, dulu pernah diceritain ama guru SD, kalo Jung Hun adalah penemu obat malaria dari tanaman kina. Jadilah, saya naek ke atas sendirian bertualang. Di ujung jalan desa, ketemu pintu masuk hutan Jayagiri. Ternyata nembus2nya sampai ke Gunung Tangkuban Parahu, kira-kira 2 jam jalan kaki dari pintu masuk hutan Jayagiri. Rutenya asyik, lewat hutan pinus, padang ilalang, dan sesekali bertemu warga desa yang sedang membawa hasil hutan. Yang mengagumkan, rombongan Ibu-ibu desa setengah baya bersepatu bot, membawa keranjang besar berisi dedaunan dalam gendongan besar di pundaknya menuruni bukit.

Akhirnya kalo lagi suntuk, saya hiking sendirian ke hutan Jayagiri sampai ke puncak Tangkuban Parahu. Malah pernah dulu, bareng ama 3 orang kawan, hiking ke hutan Jayagiri berangkat jam 9 malem sampe ke Puncak Tangkuban Parahu, gelap-gelapan gak pake senter sama sekali. Untungnya lg bulan purnama. Asyiknya pas di Puncak menikmati indahnya bulan Purnama, malam yang romantis sambil bakar jagung yang dibeli di pasar lembang (hiks, kayu bakarnya ngambil dari lapak2 pedagang asongan).

Nah, akhirnya kebayang juga lagu tempo doeloe yang dibawakan oleh grup musik Bimbo yang judulnya : ‘MELATI DARI JAYAGIRI’.

MELATI DI JAYAGIRI

Di puncak bukit
Telah saling janji
Telah terjadi
Janji sehidup semati

Melati dari Jayagiri
Kuterawang keindahan kenangan
Hari-hari lalu di mataku
Tatapan yang lembut dan penuh kasih ...

Kuingat di malam itu
Kau beri daku senyum kedamaian
Hati yang teduh
dalam dekapan
Dan kubiarkan kau kecup bibirku

Mentari kelak kan tenggelam
Gelap kan datang dingin mencekam
Harapanku bintang kan terang
Memberi sinar dalam hatiku

Kuingat di malam itu
Kau beri daku senyum kedamaian
Mungkinkah akan tinggal kenangan
Jawabnya tertiup di angin lalu.

Yang jadi masalah, saya belum pernah menemukan bunga Melati di hutan Jayagiri. Lagian bunga melati kan tumbuhnya di dataran rendah. Sedangkan hutan Jayagiri ada di dataran tinggi. Terus apa makna ‘Melati dari Jayagiri’.

Ow -ow, pengarang lagu ‘MELATI DARI JAYAGIRI’ yaitu kang Iwan Abdurrachman (sesepuh Wanadri) punya latar belakang menuliskan lagu itu. Berdasarkan sumber dari sebuah milis di internet, ternyata MELATI tersebut adalah istilah kang Iwan Abdurrachman untuk adik kelasnya, yang ‘ditembak’ di hutan Jayagiri di suatu malam pd tahun 1970-an. Ternyata peristiwa tersebut berkesan betul, sehingga kang Iwan membutkan lagu tersebut. Meskipun sang pencipta lagu -kang Iwan-, ditolak cintanya waktu ‘nembak’ di jayagiri. (tapi, ada versi lain juga lho mengenai tafsir lagu Melati Di Jayagiri, seperti di situs ini)
Luar biasa, sekali cinta ditolak, bisa membuat lagu yang melegenda.
Kalo gitu, saya harusnya bisa satu lagu sejenis kali ya (hehe, becanda).


Responses

  1. klo sdh ketemu abah iwan, kasih tahu ya ^^

  2. kisah hidupnya lucu-lucu ya??

  3. Gw juga senang jalan2 sendiri, pengen juga ke junghun

  4. Melati dari Jaya Giri.
    Aku Pernah dapetin Melati dari Jayagiri..
    Sampe Melati itu aku Pinang
    Ku bawa Hidup di Bandung
    .. Memberi aku seorang anak perempuan
    yang cantik.. melati kecil ku yg sekarang sudah –
    tumbuh menjadi Siswi SMP yg pintar di Bandung
    Yah .. mungkin Melati itu cuma tumbuhan
    Melati hanya bunga yg ngga punya perasaan
    Ngga tau apa makna Berkeluarga dan Perkawinan
    Mau aza dijambangi Lebah lain..,
    so dengan berat hati aku buang Melati ku
    Dan sekarang entah dimana.. dibawa orang yg suka akan kemolekan Melati Jayagiri
    Anak ku Sayang.. anak ku Malang
    yg terpisah dari Mamanya yg hanya seorang Bunga Melati dari Jayagiri sampai sekarang dari sejak bayi.

    Melati dari Jayagiri memang Busuk hati

    (Cerita Hidup Ku)
    Konon Menurut kabar burung Melati dari jaya giri itu sekarang sudah punya anak tiga dari hasil kawinnya sama yg sekarang..
    FUCK!

  5. OMG… aku belum kelar tugasku…
    ntar yaa.. tak kelarin dulu tar tak komen lagi… hahhaa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: