Oleh: mahasiswanegarawan | November 20, 2007

Sintesis Minyak hidrokarbon dari Bahan Baku Batubara

Tahu gak, Jerman waktu perang dunia ke-2 diembargo minyak oleh sekutu
dengan harapan kendaraan/kapal/ pesawat tempur Jerman mogok gak bisa
perang karena kelangkaan Bahan bakar. Tapi, cerdasnya orang Jerman
mereka mengumpulkan para Ilmuawannya untuk mensintesis minyak hidrokarbon (alkana) dari bahan baku batu bara.

Namun, penelitian sintesis minyak bakar dari batu bara sempat mandeg
setelah PD ke-2 berakhir. Alansannya harga minyak sintesis kalah
ekonomis dibandingkan minyak bumi hasil pengeboran.

NAh, kini dengan harga BBM sudah mencapai 100US$/barel itu artinya harganya
akan menjadi menyamai harga minyak sintesis dari batu bara. Indonesia
yg memilki cadangan batu bara hingga 100 tahun lg, harus memanfaatkan
potensi ini. batubara Indonesia tergolong batu bara muda yang rendah
kalori dan banyak mengandung belerang. Itu artinya kalao batubara
dibakar langsung akan semakin mencemari udara. Lebih baik batubaranya
disintesis menjadi minyak hidrokarbon (kita bisa atur mau jadi bensin,
solar, kerosin, bahkan turunan2 aldehid dan keton juga bisa) , dengan kadar polusi yg lebih rendah dan harga jual yang lebih tinggi daripada batubara mentahan.

Konsepnya sederhana saja, yaitu : Batubara diubah menjadi gas CO dan H2 (Syn gas). Kemudian Syn gas tersebut diubah menjadi hidrokarbon melalui reaksi katalitik. Itu artinya kita bisa membuat hidrokarbon BBM dengan cepat di lab/pabrik seperti halnya perut bumi membuat minyak dengan proses berjuta-juta tahun lamnya.


Responses

  1. Tertarik u membuat prototype minyak sintetis bbm,fasilitas untuk pembuatan equipment sdh pasti menunjang dan disupprt team engineering yang solid dan muda usia tapi sarat pengalaman,mengajak rekan di Lipi atau badan peneliti lainya u mensukseskan program develop kami dalam bidang bbm dan listrik (ingin mengembangkan divisi tsb u jangka panjang. masih dala konsep )

    tk
    robert patilaya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: