Oleh: mahasiswanegarawan | Agustus 16, 2007

AKU TAK TAHU SIAPA KAMU


Aku mungkin tak pernah bertemu denganmu

Jadi, aku belum kenal siapa kamu

Tapi, mungkin saja aku pernah kenal kamu

Mungkin sekilas, atau….

Aku benar-benar kenal kamu.

Tapi, masa bodoh lah,

Mau kenal atau tidak

Aku benar-benar merindukanmu

Tapi, kamu juga harus tahu

Ada yang aku rindukan lebih daripada kamu

Rinduku pada-Nya akan tetap melebihi rinduku padamu

Karena aku pun tahu kamu pasti juga lebih merindukan-Nya daripada aku

Jadi kita fair kan

Aku ingin segera menemuimu

Tapi, kamu seperti hal gaib

Begitu dekat, namun tak terlihat

Atau, kamu benar-benar gaib

Kamu mahluk suci yang ada jauh di atas sana…

 

(dalam perjalanan menemukanmu, 19 Juni 2007)

 


Responses

  1. Ass. maaf ya!? sy gatau gmn awalnya bs msk ke blog ini. cuma penasaran aja. gmn skrg? apa penantiannya sdh berakhir? ada org yg blg sm sy, knal sama se2orang itu ibarat buka sebuah kotak kado. kadang kita suka isinya, kadang ngga. Doa sy smg yg tbaik, ada untuk Anda.

  2. as.aq setuju banget dg your puisi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: