Ini lagu-lagu favoritku. Lagu mentari biasa kudengarkan tiap pagi menjelang berangkat kuliah. Lagu mentari merupakan lagu ‘keramat’ mahasiswa ITB. Bahkan semangat lagu mentari mampu mengalahkan lagu mars dan hymne ITB. Sampai-sampai temanku satu kostan di rumah kontrakan dulu sempat menanyakan : ‘Siapa sih mentari, kok ga bosen dengerin lagunya tiap pagi? Jawabku sih simpel aja :’mentari ya mentari, rasakan sendiri di urat darahmu’.
Yang kedua lagu ‘Balada Seorang Kelana’. Lagu ini pertama kudengar dari tetangga kostan yang seorang musisi (kios pulsanya kalo sore berubah jadi tempat kursus biola n gitar bwt anak2 SD). Suatu hari, tetanggaku ini menyanyikan lagu ‘Balada Seorang Kelana’ dengan memainkan gitar akustik. Asyik bener dah. Terus aq hunting file mp3-nya di internet. Hmm, lagu ini tambah enak kalo dinyanyikan sambil menyusuri hutan di perbukitan Bandung utara (duh, jadi kangen hiking ke Jayagiri, Dago Pakar, n hutan KBU lainnya).
Dan ternyata kedua lagu itu adalah karya kang Iwan Abdurrachman -seorang aktivis lingkungan -sesepuh Wanadri. Setelah itu aq cari-cari mp3 lagu-lagu karya kang Iwan. Ternyata lagunya asyik-asyik benget.
MENTARI
Mentari menyala di sini
Di sini di dalam hatiku
Gemuruh apinya di sini
Di sini di urat darahku
Meskipun tembok yang tinggi mengurungku
Berlapis pagar duri sekitarku
Tak satu pun yang sanggup menghalangiku
Bernyala di dalam hatiku
Hari ini hari milikku
Juga esok masih terbentang
Dan mentari kan tetap menyala
Di sini di urat darahku
BALADA SEORANG KELANA
Keheningan alam di tengah rimba sunyi
Kuberjalan seorang diri sbagai seorang kelana
Kudambakan jiwaku padamu oh Tuhanku
Kuberdoa sepenuh hati smoga tercapai tujuanku
Kuberjuang penuh tekad demi nusa dan bangsa
Dingin, hening dan sepi di daun angin berbisik
Hai kelana tabahkan hatimu
Tuhan slalu besertamu
wah abang kita yang satu ini ternyata bisa nyanyi juga to…
Oleh: errick on November 26, 2008
at 7:14 am
salam ganesha
Oleh: abd on Maret 29, 2009
at 3:16 am
salam kenal,
boleh bagi-bagi file mp3-nya bro?
atau.. linknya juga gapapa..
tengkyu
Oleh: iwal on Mei 25, 2009
at 3:57 am