Akhirnya kalo lagi suntuk, saya hiking sendirian ke hutan Jayagiri sampai ke puncak Tangkuban Parahu. Malah pernah dulu, bareng ama 3 orang kawan, hiking ke hutan Jayagiri berangkat jam 9 malem sampe ke Puncak Tangkuban Parahu, gelap-gelapan gak pake senter sama sekali. Untungnya lg bulan purnama. Asyiknya pas di Puncak menikmati indahnya bulan Purnama, malam yang romantis sambil bakar jagung yang dibeli di pasar lembang (hiks, kayu bakarnya ngambil dari lapak2 pedagang asongan).
Nah, akhirnya kebayang juga lagu tempo doeloe yang dibawakan oleh grup musik Bimbo yang judulnya : ‘MELATI DARI JAYAGIRI’.
MELATI DI JAYAGIRI Di puncak bukit Telah saling janji Telah terjadi Janji sehidup semati Melati dari Jayagiri Kuterawang keindahan kenangan Hari-hari lalu di mataku Tatapan yang lembut dan penuh kasih ... Kuingat di malam itu Kau beri daku senyum kedamaian Hati yang teduh dalam dekapan Dan kubiarkan kau kecup bibirku Mentari kelak kan tenggelam Gelap kan datang dingin mencekam Harapanku bintang kan terang Memberi sinar dalam hatiku Kuingat di malam itu Kau beri daku senyum kedamaian Mungkinkah akan tinggal kenangan Jawabnya tertiup di angin lalu.
Yang jadi masalah, saya belum pernah menemukan bunga Melati di hutan Jayagiri. Lagian bunga melati kan tumbuhnya di dataran rendah. Sedangkan hutan Jayagiri ada di dataran tinggi. Terus apa makna ‘Melati dari Jayagiri’.
Ow -ow, pengarang lagu ‘MELATI DARI JAYAGIRI’ yaitu kang Iwan Abdurrachman (sesepuh Wanadri) punya latar belakang menuliskan lagu itu. Berdasarkan sumber dari sebuah milis di internet, ternyata MELATI tersebut adalah istilah kang Iwan Abdurrachman untuk adik kelasnya, yang ‘ditembak’ di hutan Jayagiri di suatu malam pd tahun 1970-an. Ternyata peristiwa tersebut berkesan betul, sehingga kang Iwan membutkan lagu tersebut. Meskipun sang pencipta lagu -kang Iwan-, ditolak cintanya waktu ‘nembak’ di jayagiri. (tapi, ada versi lain juga lho mengenai tafsir lagu Melati Di Jayagiri, seperti di situs ini)
Luar biasa, sekali cinta ditolak, bisa membuat lagu yang melegenda.
Kalo gitu, saya harusnya bisa satu lagu sejenis kali ya (hehe, becanda
).
klo sdh ketemu abah iwan, kasih tahu ya ^^
Oleh: 37degree on Desember 5, 2008
at 2:58 pm
kisah hidupnya lucu-lucu ya??
Oleh: rumaisha on Februari 20, 2009
at 12:35 pm
Gw juga senang jalan2 sendiri, pengen juga ke junghun
Oleh: Didi on Mei 17, 2009
at 2:53 am
Melati dari Jaya Giri.
Aku Pernah dapetin Melati dari Jayagiri..
Sampe Melati itu aku Pinang
Ku bawa Hidup di Bandung
.. Memberi aku seorang anak perempuan
yang cantik.. melati kecil ku yg sekarang sudah -
tumbuh menjadi Siswi SMP yg pintar di Bandung
Yah .. mungkin Melati itu cuma tumbuhan
Melati hanya bunga yg ngga punya perasaan
Ngga tau apa makna Berkeluarga dan Perkawinan
Mau aza dijambangi Lebah lain..,
so dengan berat hati aku buang Melati ku
Dan sekarang entah dimana.. dibawa orang yg suka akan kemolekan Melati Jayagiri
Anak ku Sayang.. anak ku Malang
yg terpisah dari Mamanya yg hanya seorang Bunga Melati dari Jayagiri sampai sekarang dari sejak bayi.
Melati dari Jayagiri memang Busuk hati
(Cerita Hidup Ku)
Konon Menurut kabar burung Melati dari jaya giri itu sekarang sudah punya anak tiga dari hasil kawinnya sama yg sekarang..
FUCK!
Oleh: SoMeOnE on Juni 28, 2009
at 4:33 am